profil

Kamis, 02 September 2010

fitoplankton

Fitoplankton


Fitoplankton adalah komponen autotrof plankton. Autotrof adalah organisme yang mampu menyediakan/mensintesis makanan sendiri yang berupa bahan organik dari bahan anorganik dengan bantuan energi seperti matahari dan kimia. Komponen autotrof berfungsi sebagai produsen. Nama fitoplankton diambil dari istilah Yunani, phyton atau "tanaman" dan πλαγκτος ("planktos"), berarti "pengembara" atau "penghanyut". Sebagian besar fitoplankton berukuran terlalu kecil untuk dapat dilihat dengan mata telanjang. Akan tetapi, ketika berada dalam jumlah yang besar, mereka dapat tampak sebagai warna hijau di air karena mereka mengandung klorofil dalam sel-selnya (walaupun warna sebenarnya dapat bervariasi untuk setiap spesies fitoplankton karena kandungan klorofil yang berbeda beda atau memiliki tambahan pigmen seperti phycobiliprotein).

Ekologi



Fitoplankton memperoleh energi melalui proses yang dinamakan fotosintesis sehingga mereka harus berada pada bagian permukaan permukaan (disebut sebagai zona euphotic) lautan, danau atau kumpulan air yang lain. Melalui fotosintesis, fitoplankton menghasilkan banyak oksigen yang memenuhi atmosfer Bumi. Kemampuan mereka untuk mensintesis sendiri bahan organiknya menjadikan mereka sebagai dasar dari sebagian besar rantai makanan di ekosistem lautan dan di ekosistem air tawar.
Disamping cahaya, fitoplankton juga sangat tergantung dengan ketersediaan nutrisi untuk pertumbuhannya. Nutrisi-nutrisi ini terutama makronutrisi seperti nitrat, fosfat atau asam silikat, yang ketersediaannya diatur oleh kesetimbangan antara mekanisme yang disebut pompa biologis dan upwelling pada air bernutrisi tinggi dan dalam. Akan tetapi, pada beberapa tempat di Samudra Dunia seperti di Samudra bagian Selatan, fitoplankton juga dipengaruhi oleh ketersediaan mironutrisi besi. Hal ini menyebabkan beberapa ilmuan menyarankan penggunaan pupuk besi untuk membantu mengatasi karbondioksida akibat aktivitas manusia di atmosfer.
Walaupun hampir semua fitoplankton adalah fotoautotrof obligat, ada beberapa fitoplankton yang miksotrofik dan ada juga spesies tak berpigmen yang merupakan heterotrof (yang ini dinamakan sebagai zooplankton). Jenis-jenis ini, yang paling dikenal adalah dinoflagellata seperti genus Noctiluca dan Dinophysis, memperoleh karbon organiknya dengan memakan organisme atau material detritus lainnya

Referensi

Thurman, H. V. (1997). Introductory Oceanography. New Jersey, USA: Prentice Hall College. ISBN 0132620723. 
Richtel, M. (May 1, 2007), "Recruiting Plankton to Fight Global Warming", New York Times          

Senin, 30 Agustus 2010

sks smester ganjil

NIM 08091005010
NAMA HARRY PRASSTIO
FAKULTAS/PRODI FAKULTAS MIPA / ILMU KELAUTAN
ALAMAT JL. SOSIAL. KM 5 NO. RUMAH 171 PALEMBANG
JENIS KELAMIN LAKI-LAKI
TEMPAT / TANGGAL LAHIR KAYUARA / 16 DESEMBER 1991
AGAMA ISLAM



KRS Online Tahun Akademik 2010/2011 (Semester GANJIL)


No. Kode Nama Mata Kuliah SKS
1. MIP 11808 FISIKA DASAR I 2
2. MIP 11908 PRAKTIKUM FISIKA DASAR I 1
3. MIP 12608 KIMIA DASAR I 2
4. MIP 12708 PRAKTIKUM KIMIA DASAR I 1
5. MIP 13608 PRAKTIKUM BIOLOGI UMUM 1
6. MKL 11108 RENANG 1
7. MKL 21008 DASAR-DASAR MANAJEMEN 2
8. MKL 21108 AVERTEBRATA AIR 2
9. MKL 21308 PRAKTIKUM AVERTEBRATA AIR 1
10. MKL 21408 EKOLOGI PERAIRAN 2
11. MKL 21508 PRAKTIKUM EKOLOGI PERAIRAN 1
12. MKL 21808 PENGOLAHAN DATA PERIKANAN & KELAUTAN 2
13. MKL 21908 PRAKT. PENGOLAHAN DATA PERIKANAN & KELAUTAN 1
14. MKL 22008 BIOLOGI LAUT 2
15. MKL 22108 PRAKTIKUM BIOLOGI LAUT 1
16. UNI 10408 BAHASA INGGRIS 2
Jumlah 24 SKS